Kontributor
Bogor, MISSI – Kegiatan Scout Festival 2026 sukses digelar dan berlangsung dengan meriah di gedung serbaguna pada hari Sabtu (16/05/2026). Acara ini menampilkan berbagai penampilan dari setiap regu pramuka yang berhasil menarik perhatian para santriwati dan ustadzah yang hadir sehingga suasana acara terasa seru dan penuh semangat, sekaligus menjadi momen untuk menunjukan kekompakan dan kreativitas setiap regu.
Mulai dari penampilan formasi Peraturan Baris Berbaris (PBB), semaphore hingga tari tradisional disambut sorak meriah yang bergema dari para penonton, masing-masing penampilan juga diiringi oleh lagu yang belakangan ini sedang populer sehingga penonton semakin antusias dan menambah semarak jalannya acara. Scout Festival merupakan program kerja dari Pengurus Pramuka 2025-2026 yang bertujuan sebagai bentuk evaluasi dari hasil kegiatan ekstrakurikuler yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Selain itu, dengan adanya evaluasi berbentuk kompetisi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan motivasi para santri dalam mengikuti kegiatan kepramukaan dengan penuh kesungguhan. Dalam wawancara, Ustadzah Rina Kusuma selaku Pembimbing Pramuka menyampaikan, “Scout Festival ini menggunakan konsep penjelajahan, di mana tidak seperti tahun sebelumnya dalam bentuk LJPP yang hanya bisa diikuti oleh beberapa orang saja sebagai perwakilan setiap marhalah . Kali ini kita mau semuanya bisa mengikuti dan mengevaluasi materi pramuka yang telah diberikan melalui kreativitas agar mereka bisa merasakan bahwa apa yang mereka telah pelajari itu tidak sia-sia.” Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan unjuk bakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang mempererat kerja sama, melatih rasa percaya diri, serta menumbuhkan jiwa disiplin dan tanggung jawab para santri. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan nilai-nilai kepramukaan dapat terus berkembang dengan baik di lingkungan pesantren. “Harapannya dari Scout Festival ini nantinya akan terus berkembang dan bisa dikembangkan menjadi Jambore yang bisa diadakan sendiri di pesantren ini” ujar Ustadzah Rina Kusuma di penghujung wawancara. Teks oleh : Midya & Azkannisa