Majalah MISSI — Jum’at pagi (08/05/2026), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ummul Quro Al-Islami mengadakan acara bertema Define Your Path: “Tentukan Langkah, Kuasai Masa Depan” di Gedung Serba Guna (GSG) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami. Acara tersebut turut mengundang Bapak Heppy Chandrayana, M.I.Kom sebagai pembicara.
Kegiatan ini diadakan untuk santri kelas 9 atau kelas 3 Tsanawiyah putra dan putri sebagai bentuk motivasi agar mereka melanjutkan pendidikan di Ummul Quro hingga jenjang Aliyah. Dalam sambutannya, Ust. Enang Sulaeman, S.H.I., menyampaikan beberapa pesan kepada para santri/wati agar mengamalkan tiga hal yang beliau sampaikan, yaitu: “Bagaimana kita menata masa depan, mengenali diri sendiri, serta menghadapi tantangan.”
Narasumber pada acara kali ini adalah Bapak Heppy Chandrayana, M.I.Kom (lahir 14 April 1981), yang merupakan seorang Master of Ceremony (MC) kenegaraan di Istana Negara, pakar public speaking, trainer, dan voice over ternama di Indonesia. Beliau dikenal sebagai pendiri Chandra Public Speaking Management (2007) dan sering menjadi motivator, khususnya di kalangan pondok pesantren.
Dalam penyampaiannya, Bapak Heppy Chandrayana memberikan beberapa motivasi kepada para santri agar semangat dalam meraih masa depan dan belajar dengan perasaan. “Kalau kita belajar dengan rasa, maka kita akan merasakan rasanya,” ucapnya. Beliau juga mengatakan, “Selami samudera Ummul Quro dengan kaffah untuk melahirkan generasi berkarakter dan menghiasi langit Nusantara,” seraya memberi semangat kepada santri/wati kelas 3 Tsanawiyah agar melanjutkan pendidikan di Ummul Quro.
“Belajarlah untuk mengoreksi diri sendiri, karena mengoreksi orang lain tidak membutuhkan belajar,” sambungnya dalam memotivasi santri agar tidak banyak menilai orang lain. Beliau juga memberikan sebuah pesan yang sangat berkesan di telinga dan hati para santri/wati, yaitu: “Jadilah santri yang pintar merasa, bukan yang merasa pintar,” ungkapnya.
Dalam nasihatnya, Bapak Heppy Chandrayana, M.I.Kom juga bercerita tentang pengalamannya di dunia voice over serta mengadakan permainan bersama dengan tujuan menumbuhkan karakter positif para santri/wati. “Hei generasi hebat! Bersyukurlah karena kalian masih memiliki Ummul Quro hingga saat ini,” tegasnya di akhir sesi acara untuk menambah semangat para santri/wati dalam belajar.
Teks oleh: Tahsin Agha, Muhammad Azzam