Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami

LANGUAGE FESTIVAL 2026 : GROW TOGETHER, SUPPORT EACH OTHER

source : Spesial

MISSI – Bogor 5 Mei 2026 santri Ummul Quro Al-Islami menghadiri pembukaan Language Festival yang bertempat di basement putra. Ust. Dian Firmansyah, S.Si menyampaikan “Don’t speak Indonesian, but speak English and Arabic in this boarding” ini bermaksud bahwa Ummul Quro merupakan sekolah yang menerapkan bahasa asing sehari-harinya, jadi sebagai murid di sini sudah seharusnya kita mengikuti hal tersebut.

Kebanyakan santri tidak berbahasa karna takut apa yang ia katakan salah dan diejek oleh yang lain. Padahal kesalahan merupakan bagian dari pembelajaran sebagaimana yang ust. Aulia Rahman katakan “Don’t be scared to do mistake, because mistakes are a part of learning”. Kalau tidak pernah melakukan kesalahan, bagaimana kita bisa mengevaluasi diri kita? Jadi jangan takut salah untuk belajar. Narasumber pada malam acara ini yaitu Ust. Muhammad Rizki Waluya, S.Sos,M.Comm menyapaikan beberapa hal. 

Diantaranya “Words Can Change Someone’s mind”. Apakah kamu menyadari bahwa satu kalimat saja bisa mengubah pemikiran atau penilaian seseorang terhadap suatu hal? Maka dari itulah kita harus berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu. Beliau memberikan satu contoh video, di dalamnya ada seseorang yang membahas kalau rokok itu berbahaya, tapi setelah ia berbicara pada temannya hal baik tentang rokok seperti bisa menghilangkan stres dan lain sebagainya temannya yang tadinya tidak merokok, akhirnya ikut menjadi perokok. 

Lalu “Words are reflection of our heart” omongan seseorang itu menunjukan hati orang itu juga, jika ia berbicara kotor maka hatinya juga kotor begitu sebaliknya. “Language is not just commuciation, it is identity and power” Bahasa itu akan menunjukan value kita, jika kita bisa berbahasa yang baik berarti kita memiliki value yang baik. Festival ini juga memiliki kandidat yang akan menjadi Language Ambassador nantinya, para orang yang terpilih itulah yang akan memberikan inspirasi bagi para pelajar lainnya. 

“The language ambassador will inspire all student and be a representative in every agenda of language” ucap usth. Siti Fikriatul Azizah, S.Pd. This festival is not who is the best, because we learning together, growing together and support each other. Maka marilah kita mulai mempelajari dan menerapkan Bahasa untuk sama sama mengembangkan sekolah kita dan diri kita semua. 

Teks oleh: Dinda Ayu & Amira Tasya