Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami
Kontributor
Bogor, Majalah MISSI – Kegiatan pengenalan bahasa menjadi fokus utama dalam program Santri Ambassador UQI Goes to School yang dilaksanakan di berbagai sekolah luar.
Bahasa dipandang sebagai alat komunikasi penting yang tidak hanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai jembatan untuk memahami ilmu pengetahuan dan jendela baru budaya global. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar bahasa serta membuka wawasan siswa tentang pentingnya penguasaan bahasa di era global. Terutama di era modern saat ini.
Latar belakang diadakannya program ini adalah karena terdapat eksistensi kesenjangan antara kemahiran bahasa asing di sekolah umum – terkhusus bagi sekolah dasar – dengan kebutuhan masa depan siswa untuk berkiprah di kanca global. “Kami di Pesantren sangat memahami bahwa bahasa adalah kunci utama untuk mengakses dunia, termasuk beasiswa di luar negeri. Kami ingin berbagi metode belajar yang efektif dan inspiratif, serta memperkenalkan bahwa Pesantren Modern saat ini adalah institusi pendidikan yang berfokus utama pada penguasaan literasi bahasa dan keilmuan.” Jelas Abyan Alif, selaku Duta Santri.
Dalam kegiatan tersebut, para panitia memberikan pengayaan materi Bahasa Arab dan Inggris – sebagai ciri khas Pesantren Modern – secara praktis dan aplikatif; kegiatan yang dibawakan adalah: language fun learning, motivation, character & adab sharing, dan interactive speaking. Serta menanamkan motivasi tinggi kepada para siswa untuk memiliki cita-cita menempuh pendidikan ke jenjang internasional. Demikian juga para panitia ingin memperkenalkan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami sebagai Lembaga Pendidikan – yang dikenal sebagai pesantren yang melahirkan generasi yang fasih berbahasa asing – yang mengedepankan kualitas akademik dan kompetensi bahasa. Dan menciptakan lulusan yang berwawasan luas, memiliki landasan agama yang kuat dan bahasa sebagai bekal utamanya.
Para peserta di Sekolah SDIT Cileungsi – salah satu Sekolah yang mendapat kunjungan – terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik berbicara, permainan edukatif, dan memberikan materi yang kompleks agar dapat dipahami dengan mudah. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah seorang Guru disana: “Responnya sangat positif. Mereka sangat antusias saat mengikuti berbagai kegiatan, banyak yang terkejut melihat Santri yang bisa fasih berbahasa asing.” Banyak yang bertanya tentang Pesantren, mereka memiliki rasa keingintahuan lebih dan memandang Pesantren sebagai tempat belajar yang kompetitif.
Panitia Santri Ambassador UQI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan dunia pesantren dengan lingkungan sekolah. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi para santri dalam memberikan edukasi yang bermanfaat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Melalui program ini, Santri Ambassador UQI tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga menginspirasi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa. Juga mengenalkan Pesantren sebagai institusi Pendidikan yang berkualitas, terutama memandang Pesantren sebagai sebuah mahakarya Pendidikan. Dengan demikian, generasi muda Bangsa diharapkan dapat mengembangkan potensi keilmuan mereka dan Pesantren Modern sebagai gerbang sebagai jendela dunia menuju tahta Global.
Oleh: Aysar & Riza