BOGOR, MAJALAH MISSI — Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami menggelar kegiatan Resume Buku yang diikuti oleh seluruh santri dan santriwati kelas 6. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga malam, mulai Senin (14/09/2026) hingga Rabu (16/09/2026).
Kegiatan Resume Buku merupakan salah satu tradisi akademik di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami sekaligus menjadi salah satu syarat penting bagi santri kelas akhir untuk menyelesaikan rangkaian pendidikan mereka.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai tugas menulis atau mencatat kembali isi sebuah buku. Para santri dan santriwati dituntut untuk membaca, memahami, menelaah, serta mengulas kembali isi buku secara sistematis. Dengan demikian, kegiatan Resume Buku diharapkan dapat melatih kemampuan membaca sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis para peserta.
Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Niha’i, Resume Buku juga bertujuan untuk menumbuhkan minat baca di kalangan santri. Para peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai gagasan yang terdapat dalam buku yang mereka pilih maupun yang telah ditentukan.
Ustazah Nuril menjelaskan bahwa salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah mendorong para santri untuk membangun kebiasaan membaca.
“Adanya kegiatan Resume itu untuk ‘memaksa’ kalian agar membaca buku,” ujar Ustazah Nuril saat menanggapi beberapa keluhan santriwati kelas 6 terkait beban tugas yang harus mereka selesaikan.
Dalam pelaksanaannya, para santri dan santriwati tidak hanya diminta menyelesaikan resume secara tertulis, tetapi juga mempresentasikan hasil pemahaman mereka di hadapan peserta lainnya. Tahapan presentasi tersebut menjadi bagian yang menantang bagi sebagian peserta karena mereka harus mampu menyampaikan kembali gagasan dari buku yang telah dibaca.
Sejumlah santri dan santriwati mengaku mengalami kesulitan ketika harus mempresentasikan materi. Kurangnya pengalaman berbicara di depan umum membuat sebagian peserta masih merasa bingung dalam menentukan materi yang harus disampaikan kepada pendengar.
Selain itu, keterbatasan waktu persiapan juga menjadi salah satu kendala yang dirasakan peserta. Mereka harus membagi waktu antara membaca buku dengan topik yang cukup berat, menyusun resume, mempersiapkan materi presentasi, serta berlatih menyampaikan isi buku di hadapan orang lain.
“Kita cuman dikasih waktu seminggu buat baca buku dengan topik yang berat, belum lagi harus nulis hasil Resumenya, terus belum nyiapin materi, jadinya kita malah kayak bacain buku di depan adek kelas lainnya,” ungkap salah satu santriwati kelas 6.
Meskipun menghadapi berbagai kendala, kegiatan Resume Buku memberikan sejumlah pengalaman bagi para santri dan santriwati kelas 6. Salah satunya adalah kesempatan untuk melatih keberanian berbicara di depan umum.
Melalui proses presentasi, peserta belajar untuk menyampaikan gagasan yang telah mereka pahami kepada orang lain. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan perspektif yang didapatkan dari buku kepada santri lainnya.
Kegiatan tersebut juga mengajarkan bahwa membaca bukan hanya aktivitas untuk menyelesaikan halaman demi halaman, tetapi juga proses memahami gagasan dan mengambil makna dari informasi yang diperoleh.
Hal tersebut dirasakan oleh Anelva, salah satu santriwati kelas 6. Menurutnya, kegiatan Resume Buku membuat dirinya memahami bahwa membaca tidak sekadar melihat susunan kata, tetapi juga memahami ilmu dan makna yang terkandung di dalamnya.
“Dari Resume ini aku belajar bahwa membaca bukan sekadar melihat ejaan kata yang disusun, melainkan aku bisa mengerti apa makna sebenarnya dari ilmu yang tertulis dalam buku tersebut. Because, the greatest person who understands his book is better than he understands himself,” ucap Anelva.
Kegiatan Resume Buku menjadi salah satu bagian dari rangkaian Niha’i yang memberikan pengalaman akademik sekaligus pengembangan kemampuan komunikasi bagi santri kelas akhir. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas sebagai bagian dari persyaratan kelulusan, tetapi juga dilatih untuk membaca secara lebih mendalam, memahami gagasan, menyusun pemikiran, serta menyampaikannya kepada orang lain.
Dengan demikian, Resume Buku diharapkan dapat menjadi bekal bagi para santri dan santriwati kelas 6 dalam menghadapi lingkungan masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren, terutama dalam hal keberanian berkomunikasi, kemampuan memahami informasi, serta membangun nalar kritis melalui budaya membaca.





