BOGOR, MAJALAH MISSI — Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) digelar di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh santri kelas 4/10 Aliyah ini berlangsung di Lapangan Akbid dan diisi dengan pembekalan materi, upacara api unggun, serta pentas seni.
Sebelum acara utama dimulai, para peserta mengikuti pembekalan materi di lantai 3 Gedung Baru (GB). Setelah itu, mereka menuju Lapangan Akbid untuk mengikuti upacara api unggun sebagai salah satu rangkaian kegiatan PTA.
Prosesi api unggun diawali dengan sepuluh petugas yang mengoperkan api dari satu lilin ke lilin lainnya hingga seluruh lilin menyala. Selanjutnya, para petugas membacakan Dasa Darma Pramuka secara bergantian. Sepuluh lilin tersebut kemudian diletakkan bersama-sama di bawah susunan kayu yang telah disiapkan.
Ketika api unggun mulai menyala, para pembina dan peserta menyanyikan lagu “Api Kita Sudah Menyala” sambil membentuk lingkaran besar. Suasana malam itu menjadi momen kebersamaan bagi para peserta. Pembawa acara juga menyampaikan pesan tentang pentingnya saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga persaudaraan tanpa memandang usia.
Salah seorang pembina menjelaskan bahwa PTA menjadi momen penting bagi anggota Pramuka yang beralih dari golongan Penggalang ke golongan Penegak.
“Tujuan diadakannya Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) adalah sebagai tanda penerimaan resmi anggota dari golongan Penggalang menuju Penegak, khususnya bagi mereka yang telah mencapai usia 16 tahun. Momen ini menjadi penting bagi ambalan,” jelasnya.
Setelah upacara api unggun ditutup oleh pembawa acara (MC), kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni. Para peserta menampilkan berbagai pertunjukan dari masing-masing kelas. Penampilan tersebut menambah semarak suasana dan mendapat sambutan dari para penonton.
Salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraannya karena dapat merasakan pengalaman kebersamaan yang berbeda melalui kegiatan tersebut.
“Senang, karena belum pernah merasakan kegiatan seperti ini, mulai dari kebersamaannya, terburu-buru bersama, apalagi saat api unggun. Senang bisa melanjutkan Aliyah bersama teman-teman. Walaupun capek, rasa lelahnya terbayar ketika api menyala,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang pengurus bagian Pramuka yang turut membantu pelaksanaan kegiatan menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara.
“Alhamdulillah, acaranya berjalan dengan lancar dan sukses meskipun persiapannya singkat serta waktu yang tersedia terbatas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan PTA ditutup dengan penampilan yel-yel dari pasukan khusus Pramuka. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan kerja sama, dan menumbuhkan semangat kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.
Teks oleh: Khnsnaaz, Talita, dan Syakira





