Ajang Perlombaan UQIFEST 2025 Resmi Dibuka, Beberapa Peserta Ungkap Kesiapan Timnya Dalam Mengikuti Perlombaan Ini
Bogor, Majalah MISSI
Pembukaan ajang perlombaan UQIFEST 2025 berlangsung di lapangan bola Pesantren Ummul Quro Al-Islami, pada hari Senin (13/10/2025). Kompetisi olahraga antar pesantren tersebut menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan santri. Ajang UQIFEST 2025 dimulai dari tanggal 13 Oktober sampai dengan tanggal 22 Oktober 2025 nanti.
Dalam sambutannya, Dr. K.H. Saiful Falah, M.Pd menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan semangat sehat bersama.
“Saya berharap adanya acara ini untuk menjalin tali silaturahmi. Jangan terlalu fokus dengan menang kalah, kita olahraga semuanya sehat semuanya. Dan satu lagi, harus menjaga fair play atau permainan yang adil,” ujarnya.
Cabang olahraga futsal jenjang SMP diikuti oleh 32 tim, sementara jenjang SD sebanyak 15 tim, dan sepak bola diikuti oleh 16 pesantren. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Banten, Tangerang, Cikereteg, dan wilayah lainnya.
Para peserta perlombaan khususnya pada cabang sepak bola sudah menyiapkan timnya untuk bertanding melawan pesantren lain pada ajang UQIFEST 2025 ini.
Salah satu peserta cabang sepak bola dan delegasi dari Pesantren Ummul Quro Al-Islami, M. Azzamy Assyauqi, menjelaskan persiapan timnya untuk mengikuti perlombaan ini.
“Persiapan kita dimulai dari dua minggu yang lalu. Dimulai dari latihan fisik juga latihan stamina. Kendalanya, masih ada beberapa yang cedera seperti kram. Tapi harapannya, semoga banyak pengalaman baru dan silaturahmi antar pesantren bisa terus terjalin.” ujarnya optimis.
Hal senada disampaikan oleh Irfan, peserta dari Pesantren Gaza Al-Islami. Ia juga menjelaskan persiapan timnya dalam keikutsertaannya pada perlombaan ini.
“Kita sudah latihan sejak dua minggu lalu, mulai dari sparing hingga latihan stamina”. Ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa masih ada kendala dalam proses latihan hingga keberangkatan.
“Kendalanya mungkin jarak yang cukup jauh antara Gaza Al-Islami dan Ummul Quro, jadi kita harus berangkat lebih pagi. Selain itu, lapangan latihan juga masih dalam perbaikan,” tambahnya.
Berita Terkini:
-
Bimbingan Kuliah untuk Mu’allim, Persiapkan Santri Menuju Perguruan Tinggi Impian -
Santri Kelas 6 MA Ikuti Amaliyyah Tadris sebagai Syarat Kelulusan -
Grand Final Theater 2026, Pererat Persaudaraan Santri Lintas Angkatan -
Penutupan HSN 2026, Santri Tampilkan Teater Perjuangan dan Terima Penghargaan -
POSMAD 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi -
Kang Abik Kunjungi PMUQI, Bagikan Kisah di Balik Lahirnya Novel Ayat-Ayat Cinta -
Apa Rahasia Keberlangsungan Sistem Pendidikan Pondok Modern Selama Satu Abad? -
Kirab Resolusi Jihad Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di PMUQI -
Pembekalan Public Speaking, Pengurus UQI Dilatih Berkomunikasi dengan Bahasa Asing -
Santri PMUQI Meriahkan Hari Santri Nasional 2026 dengan Parade Nusantara dan Islami