Ahmad Thursina Roja
Kontributor
Jakarta Selatan, Majalah Missi – Pengajar Intensive English Course (IEC) dari Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) melaksanakan studi banding ke Australia Independent School (AIS) pada Rabu (26/02/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk self-reward setelah mereka menyelesaikan pengajaran bahasa Inggris selama tiga minggu (5-23 Februari 2025). Selain itu, rombongan juga mengadakan study tour dan social experiment di Kota Tua Jakarta.
Abyan Alif, salah satu pengajar IEC, menjelaskan bahwa study banding ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pengajar sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai metode pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan internasional.
“Dengan adanya self-reward ini, saya berharap para pengajar bisa menghargai kerja keras mereka dalam mengajar bahasa Inggris. Selain itu, mereka juga bisa belajar lebih banyak tentang metode pengajaran di AIS, yang dikenal memiliki banyak siswa asing,” ujar Abyan.
Salah satu alasan AIS dipilih sebagai tujuan kunjungan adalah karena orang tua dari salah satu pengajar IEC, Keenan Syafiq, bekerja sebagai guru di sekolah tersebut. Hal ini mempermudah proses komunikasi dan pengaturan kunjungan.
“Kita memilih AIS karena orang tua saya bekerja di sana sebagai guru. Beliau sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar kami bisa berkunjung,” jelas Keenan.
Awalnya, para pengajar IEC berencana membawa 30 peserta, namun pihak AIS hanya mengizinkan 10 orang untuk mengikuti kunjungan. Kesepakatan ini telah dibahas dalam rapat yang dipimpin oleh Ust. Asep Saepulloh Umar di Gedung Rusunawa pada Selasa (25/02/2025).
Selama kunjungan, para pengajar IEC mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan siswa AIS melalui diskusi berpasangan. Kegiatan ini memberikan pengalaman komunikasi yang lebih mendalam bagi kedua belah pihak.
Berita Terkini:
-
PMUQI Raih Juara Umum POSMAD 2026, Menangkan 13 Kategori Perlombaan -
Bimbingan Kuliah untuk Mu’allim, Persiapkan Santri Menuju Perguruan Tinggi Impian -
Santri Kelas 6 MA Ikuti Amaliyyah Tadris sebagai Syarat Kelulusan -
Grand Final Theater 2026, Pererat Persaudaraan Santri Lintas Angkatan -
Penutupan HSN 2026, Santri Tampilkan Teater Perjuangan dan Terima Penghargaan -
POSMAD 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi -
Kang Abik Kunjungi PMUQI, Bagikan Kisah di Balik Lahirnya Novel Ayat-Ayat Cinta