Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami
Bogor, Majalah MISSI
Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) kembali menyelenggarakan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) yang diikuti oleh 250 santri kelas 1 MTs. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan PMUQI, Sabtu (2/7/2026), ini menjadi momentum kenaikan tingkat dari Pramuka Siaga menuju Pramuka Penggalang.
Pembina Penggalang sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Gugus Depan, Ustaz Sugiharto Syahir, menjelaskan bahwa Persami tahun ini berfokus pada transisi tingkatan dan pembentukan karakter.
“Acara ini krusial untuk mengenalkan dunia Penggalang kepada peserta. Tujuannya adalah melatih jiwa kepemimpinan (leadership), keberanian, kedisiplinan, keterampilan, serta mempererat ukhuwah islamiyah antarpeserta,” ujar Ustaz Sugiharto.
Ia juga menekankan bahwa esensi kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan internalisasi nilai-nilai kepesantrenan.
“Pesan saya kepada peserta, panitia, dan pembina: tetap utamakan sunah Pak Kyai, yakni salat berjamaah. Jangan hanya mencari keseruan, tetapi serap ilmu dari kakak pembina. Pahami makna sejati dari menjadi seorang Penggalang,” tambahnya.
Pelaksanaan Persami tahun ini melibatkan Pasukan Khusus (Pasus) Pramuka dari kelas 2 MTs hingga kelas 1 MA sebagai panitia. Ketua Pelaksana, Abid Alviana Fadilah, mengungkapkan tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk faktor cuaca.
“Persiapan memakan waktu berhari-hari dan cukup menguras tenaga. Kendala terbesar terjadi saat hujan deras mengguyur lapangan saat pembukaan. Namun, kami memilih bertahan dan tidak menyerah,” kata Abid.
Menurut Abid, tantangan tersebut justru menjadi pembelajaran mental bagi panitia dan peserta. “Alhamdulillah, berkat kesabaran bersama, hujan mereda dan acara dapat dilanjutkan. Ini mengajarkan bahwa Persami bukan hanya soal kebahagiaan, tetapi juga ketahanan mental,” tutupnya.
Oleh: Axel